T1 Portofolio Aksi Nyata Computational Thinking Siti Rukhoiyah Khotimah 23530452


Siti Rukhoiyah Khotimah/ PPG Prajabatan 2023/ Computational Thingking

1.     Saat ini, komputer cukup banyak digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan berbagai hal, misalnya belanja online (daring) atau mencari jalur untuk menuju suatu tempat. Menurut anda, bagaimana cara komputer ‘berpikir’ sehingga dapat membantu manusia melakukan berbagai kegiatan?

Jawab :

Menurut pendapat saya komputer memiliki kemampuan komputer dalam memproses informasi dan menyelesaikan masalah secara efisien menjadikan komputer sebagai alat yang berguna dalam berbagai aspek kehidupan manusia, Adapun cara komputer memiliki ‘cara berpikir’ yaitu

1)    Dekomposisi, yaitu memecah data menjadi bagian -bagian yang lebih kecil, cara berpikir dengan dekomposisi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari – hari, misalnya dengan mengklasifikasikan suatu barang atau sumber daya sesuai dengan jenisnya atau manfaatnya.

2)    Pengenalan pola. Pengenalan pola digunakan untuk membuat prediksi data seperti pola pada file dokumen. Cara berpikir seperti ini dapat membantu kehidupan sehari -hari dengan menerapkan pengenalan pola sehingga dapat terlihat dapat mengembangkan metode mengklasifikasi sumber daya yang ada.

3)    Abstraksi. Melakukan eliminasi bagian -bagian yang tidak relevan dari suatu persoalan, dalam kehidupan sehari hari dapat mengklasifikasi sumber daya atau informasi berdasarkan tingkat kepentingannya.

4)    Algoritma, merupakan pola pikir sistematis, penyelesaian permasalahan dapat diselesaikan dengan langkah yang urut, jelas dan runtut, lengkap dan efisien, serta tidak menyalahi batasan -batasan dalam permasalahan atau persoalan tersebut. Hal ini memiliki kaitannya dengan kehidupan sehari-hari manusia, dalam menyiapkan sesuatu, seperti memasak mie instan dengan menggunakan langkah -langkah yang urut dan sesuai.

2.     Apakah anda pernah mendengar/ mengetahui tentang CT ? Jika pernah, uraikan dengan ringkas apa yang anda ketahui tentang CT!

Jawab :

Saya pernah mendengar mengenai CT. CT merupakan proses berpikir untuk menyelesaikan suatu masalah dengan efektif, efisien serta menyeluruh, dengan melalui tahapan penguaraian masalah kompleks (dekomposisi), pengenalan pola, identifikasi data dan informasi (abstraksi), pengembangan langkah-langkah (algoritma).

3.     Jika belum pernah mendengar tentang CT dan saat ini anda mengambil mata kuliah ini, apa motivasi anda dalam mengambil mata kuliah ini?

Jawab :

Saya pernah mendengar tentang CT, akan tetapi hanya sebatas pengertian. Saya semakin tertarik untuk mempelajari CT serta termotivasi untuk mengambil mata kuliah Computational Thinking (CT) karena menurut saya dengan mendalami cara berpikir CT dapat meningkatkan kemampuan saya sebagai calon guru profesional untuk berpikir yang selalu mengikuti perkembangan zaman.

Eksplorasi konsep CT Point 4

1.     Manfaat apa sajakah yang anda peroleh setelah mempelajari CT?

Setelah mempelajari CT (Computational Thinking) saya mendapatkan manfaat dari CT yaitu saya dapat melatih keterampilan berpikir saya ketika mendapatkan permasalahan dengan menemukan soulis yang efektif, efisien. Selain itu, memiliki kemampuan untuk berpikir secara komputasional yaitu keterampilan inti  di era digital, mampu memahami cara mengelola dan memproses informasi secara efisien sangat penting.

Eksplorasi konsep CT Point 4

1.     Menurut anda, apakah anda sudah dapat memahami ap aitu CT dan 4 fondasi CT? jelaskan apa itu CT dan 4 fondasi dasarnya berdasarkan pemahaman anda!

Jawaban :

Ya, CT ( Computational Thingking) merupakan cara berpikir dan pendekatan terhadap pemecahan masalah yang terinspirasi oleh konsep -konsep dasar ilmu komputer. Dalam Computational

Terdapat empat fondasi diantaranya yaitu :

·       Dekomposisi

Dekomposisi merupakan pembagian persoalan ke dalam beberapa sub-persoalan yang lebih kecil.

·       Pengenalan pola

Pengenalan pola merupakan pengamatan terhadap berbagai kesamaan yang ada diantara persoalan-persoalan yang di hadapi.

·       Abtraksi

Abstraksi merupakan prose mengeliminasi bagian-bagian yang tidak diperlukan, guna untuk merumuskan solusi yang efektif dan efisien.

·       Algoritma

Algoritma merupakan pola pikir sistematis, penyelesaian permasalahan dapat diselesaikan dengan langkah yang urut, jelas dan runtut, lengkap dan efisien, serta tidak menyalahi batasan -batasan dalam permasalahan atau persoalan tersebut.

 

Nama/No. Kelompok:

Siti Rukhoiyah Khotimah / Kelompok 6

No. Induk / Nama Mahasiswa :

1.     23530243/Daifa Faliqulhusna

2.     23530298/Fuad Abdullah

3.     23530287/Fatwatul Ummah

4.     23530452/Siti Rukoiyah Khotimah

2.1

3.

Hasil Diskusi secara umum :

Berdasarkan hasil diskusi, Computational Thinking merupakan sebuah proses dalam memformulasikan persoalan dan berstrategi untuk menentukan proses suatu masalah dengan efektif, efisien serta menyeluruh, dengan melalui tahapan Penyelesaiananpenguaraian masalah kompleks (dekomposisi), pengenalan pola, identifikasi data dan informasi (abstraksi), pengembangan langkah-langkah (algoritma).

Contoh hal atau persoalan zaman sekarang yang tidak memakai “komputer”, TIK, dan robot tapi membutuhkan CT.

1.     Memasak Mie Instan

2.     Menggunakan Skincare

3.     Mencuci baju

4.     Melipat baju

Penerapan fondasi CT dalam kehidupan sehari-hari.

A.    Jawaban yang sudah tepat

1.     Dekomposisi : Mengidentiifikasi kesulitas belajar peserta didik.

2.     Pengenalan Pola: Tahapa napa saja yang perlu dilakukan ketika menggunakan skincare

3.     Abstraksi : Seberapa banyak bumbu yang harus ditambahkan ketika memasak nasi.

4.     Algoritma : Buku Resep Masakan.

B.    Jawaban yang kurang tepat

1.     Dekomposisi : Menentukan langkah -langkah pembuatan jus strawberry.

2.     Pengenalan Pola : Panduan menulis Karya Ilmiah

3.     Abstraksi : Memilih bahan untuk pembuatan jurnal.

4.     Algoritma : Mengidentifikasi persoalan yang dihadapi dalam pembuatan kue

 

Nama/No. Kelompok:

Siti Rukhoiyah Khotimah / Kelompok 6

No. Induk / Nama Mahasiswa:

1.     23530243/Daifa Faliqulhusna

2.     23530298/Fuad Abdullah

3.     23530287/Fatwatul Ummah

4.     23530452/Siti Rukoiyah Khotimah

Feedback/pertanyaan:

Tanggapan/solusi:

Apakah Computational Thinking dapat diterapkan pada peserta didik sekolah dasar?

Computational Thinking dapat diterapkan pada pemmikiran peserta didik sekolah dasar, karena pada dasarnya computational thinking memiliki cara berpikir yang terstruktur dan logis untuk memecahkan masalah. Hal ini apabila diterapkan atau di ajarkan untuk peserta didik sekolah dasar dapat memiliki dampak baik.

Adakah cara menerapkan Computational Thinking untuk peserta didik sekolah dasar?

Computational Thinking dapat diterapkan pada peserta didik sekolah dasar dengan cara :

·       Pemecahan masalah : Peserta didik dapat belajar memecahkan masalah dengan pendekatan yang terstruktur, dapat berupa identifikasi masalah, rancangan Solusi, dan menguji Solusi tersebut, misalnya penerapannya peserta didik dapat menyelesaikan teka-teki matematika atau menemukan cara untuk mengatur mainan di ruang kelas.

·       Pemodelan : Peserta didik dapat mempelajari cara membuat model dari situasi atau masalah yang diberikan. Misalnya saja, peserta didik memodelkan jalur perjalanan dari rumah ke sekolah.

·       Algoritma : Peserta didik dapat belajar tentang urutan atau langkah-langkah yang terstruktur untuk menyelesaikan masalah atau mencapai tujuan tertentu. Misalnya merekapa dapat menerapkan kehidupan sehari-hari seperti merapikan meja atau menyusun buku-buku.

Kreativitas : Peserta didik dapat belajar untuk berpikir secara kreatif dlam menemukan Solusi untuk masalah -masalah yang kompleks.

1.     Tuliskan contoh- contoh hubungan CT dengan Kehidupan sehari-hari anda!

Jawab :

Berikut contoh hubungan CT dengan Kehidupan sehari-hari saya yaitu :

·       Memasak makanan, memerlukan pemikiran CT karena tidak hanya sekedar memasak tapi berpikir bagaimana cara memasak dengan cepat, dan tepat sesuai selera yang diinginkan.

·       Mengelola Keuangan pribadi dapat menggunakan CT karena tidak hanya memperhatikan langkah-langkahnya. Memperhatikan pola pengeluaran dan pemasukan uang dari waktu ke waktu, merencanakan anggaran, serta merencanakan pengeluaran bulanan atau mengatur prioritas pengeluaran.

·       Ramalan cuaca dengan memperhatikan pola-pola alam disekitar merupakan penerapan berpikir komputasional sehari-hari.

2.     Menurut pendapat anda, dapatkah CT diterapkan pada mata Pelajaran yang akan anda ajar? Penerapan CT dapat dilakukan baik pada metode atau bentuk pengajaran, soal-soal, atau aktivitas lainnya di dalam kelas.

Jawab :

Computational Thinking dapat diterapkan pada mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam yang saya ajarakan pada peserta didik jenjang sekolah dasar. Computational Thinking dapat diterapkan salah satunya pada soal -soal mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan cara meminta peserta didik untuk menggunakan algoritma dalam memecahkan permasalah yang terakit dengan Ilmu Pengetahuan Alam misalnya pada materi Adaptasi hewan. Berikut contoh dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma dalam masalah analisis adaptasi hewan:

·       Dekomposisi : Peserta didik memecahkan masalah kompleks menjadi langkah -langkha sederhana dalam melakukan pengumpulan data dan pengolahan data mengenai materi Adaptasi Hewan.

·       Pengenalan Pola : Peserta didik mengidentifikasi pola-pola dalam data yang diperoleh atau observasu yang dilakukan.

·       Abstrak : Peserta didik mengidentifikasi konsep -konsep penting dalam Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam pada materi Adaptasi Hewan.

·       Algoritma : Peserta didik mengembangkan langkah-langkah untuk melakukan pengolahan data atau informasi mengenai Adaptasi Hewan.

1.     Apa harapan /target anda dalam mengikuti mata kuliah ini?

Jawab :

Harapan/target dalam mengikuti mata kuliah Computational Thinking (CT) yaitu mampu memahami dan mendalami CT untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari hari,selain itu menerapakan CT dalam pembelajaran kepada peserta didik agar peserta didik dapat menggunakan CT sebagai kebiasaan mereka dalam memecahkan permasalahan yang di hadapi dalam pembelajaran maupun kehidupan mereka sehari-hari.

2.     Pemahaman baru apa yang anda dapatkan setelah mempelajari CT?

Jawab :

Setelah mempelajari Computational Thinking, pamahaman baru yang saya dapatkan yaitu CT merupakan salah satu teknik dalam penyelesaian masalah, dengan cara berpikir komputer untuk menyelesaikan permasalah kehidupan sehari-hari. Computational Thinking merupakan pemikiran yang penting pada era sekarang karena pada zaman sekarang penguasaan kecakapan berpikir atau pemikiran komputasi sangat dibutuhkan karena semakin berkembangnya zaman maka setiap individu dituntut untuk menyelesaikan masalah dengan cepat dan tepat.

3.     Bagaimana pendapat anda mengenai keberadaan CT dalam kehidupan anda?

Jawab :

Menurut pendapat saya, implementasi CT pada kehidupan saya memiliki dampat positif yang signifikan, terutama penerapannya pada saya sebagai calon guru profesional. Sebagai calon guru profesional, computational thinking sangat diperlukan untuk menghadapi peserta didik, karena menjadi guru juga dituntut untuk menjadi seorang problem solver yang dapat diandalkan. Selain itu, CT memudahkan saya dalam memecahkan masalah yang besar dan kompleks dengan cara yang efektif dan efisien, menggunakan empat komponen dalam computational thinking, hal ini dapat melatih pola pikir saya agar terbuasa untuk berpikir sistematis, kreatif, logis, dan juga terstruktur, sehingga memudahkan saya untuk mengamati masalag dan menemukan Solusi dari permasalahan yang dihadapi.

4.     Bagaimana perasaan anda setelah belajar mengenai CT?

Jawab :

Setelah mempelajari CT pada topik 1, saya merasa senang dan termotivasi untuk mempelajari lebih dalam lagi  mengenai CT, karena melalui mata kuliah CT, saya mengetahui seberapa pentingnya pemikiran dengan menggunakan CT dalam kehidupan sehari-hari.

5.     Apa potensi kendala yang mungkin akan anda alami selama mengikuti kuliah ini? Jika ada, tindakan apa yang akan anda lakukan untuk mengantisipasinya?

Jawab :

Potensi kendala yang mungkin saya yaitu cara mengajarkan computational thinking pada peserta didik, baik dari penjelasannya serta mengajari cara mengimplementasikan pemikiran komputasi pada kehidupan sehari-hari terlebih pada pembelajaran di kelas. Cara mengantisipasi kendala tersebut yaitu, pemahaman lebih mengenai CT harus saya kuasai dengan benar sebelum mengajarkan kepada peserta didik, setelahnya penjelasan mengenai CT pada peserta didik dapat disampaikan dengan penggunaan bahasa yang sederhana yang mudah dipahami, selain itu sebelum mengajarkan cara mengimplementasi CT, saya harus terlbih dahulu mencoba menerapkan pemikiran komputasu dalam kehidupan sehari-hari saya, agar peserta didik dapat mempraktekannya dengan cara meniru apa yang saya lakukan. 

Komentar