Aksi Nyata-Topik 1-Computation Thinking



TOPIK 1
MULAI DARI DIRI 
Soal 1
Nama/Jenjang/Mapel yang akan diajar: Ema Tri Rejeki/Sekolah Dasar/Pendidikan PANcasila 
Soal 2
Saat ini, komputer cukup banyak digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan berbagai hal, misalnya belanja online (daring) atau mencari jalur untuk menuju suatu tempat. Menurut Anda, bagaimana cara komputer ‘berpikir’ sehingga dapat membantu manusia melakukan berbagai kegiatan?
komputer mereka dapat melakukan tugas yang komples dengan cepat dan efisien berdasarkan instruksi. Konsep dan teknologi yang komputer dapat membantu manusia melalui algoritma dan kecerdasan buatan artificial intelegence sehingga dapat memungkinkan komputer untuk menggunakan langkah-langkah logis yang mendefinisikan untuk tugas tertentu sehingga dapat mengambil keputusan dan melakukan perhitungan dengan cepat. Teknologi artificial intelegence digunakan komputer untuk belajar dari pengalaman atau data, menyesuaikan diri dengan informasi baru yang diperoleh sehingga membuat keputusan yang semakin baik. Adapun teknik mechine dan deep learning. 
Soal 3
Apakah Anda pernah mendengar/mengetahui tentang CT? Jika pernah, uraikan dengan ringkas apa yang Anda ketahui tentang CT!
Ya, setelah saya membaca mengenai dengan konsep Computational Thinking. CT adalah suatu pendekatan pemikiran penyelesaian masalah yang terinspirasi oleh cara komputer memproses informasi. Konsep ini diperkenalkan oleh Jeannette Wing dan melibatkan pemikiran yang sistematis dan analitis untuk memecahkan masalah dengan menggunakan prinsip-prinsip komputasional. CT melibatkan kemampuan untuk memecahkan masalah secara sistematis. CT melibatkan kemampuan untuk merancang, menganalisis, dan menerapkan algoritma untuk menyelesaikan masalah. Pemikiran abstrak CT melibatkan kemampuan untuk mengidentifikasi pola, mengeneralisasi solusi, dan mengekstraksi prinsip-prinsip umum dari situasi tertentu. CT secara otomatisasi dalam menyelesaikan tugas. penggunaan teknologi terutama komputer dan perangkat lunak.
Soal 4
Jika belum pernah mendengar tentang CT dan saat ini Anda mengambil mata kuliah ini, apa motivasi Anda dalam mengambil mata kuliah ini?
sebelumnya memang belum pernah mendengar tentang CT motivasi saya dalam mengambil mata kuliah CT yaitu selain sebagai bahan tambahan wawasan saya dalam mengikiti mengikuti kegiatan PPG Prajabatan agar saya dapat mempelajari dan memahami CT secara mendalam, serta saya berharap dengan mempelajari CT dapat memberikan manfaat untuk menghadapi masalah.
EKSPLORASI KONSEP 
1. Manfaat apa sajakah yang Anda peroleh setelah mempelajari CT?
Dalam mempelajari CT dapat membantu pengembangan kemampuan pemecahan masalah yang lebih efisien. Dengan memahami langkah-langkah saya agar dapat mengatasi masalah secara sistematis.Membantu saya mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis dalam memecahkan masalah sehari-hari. CT dapat merangsang kemampuan berpikir kreatif. Saya dapat belajar untuk melihat masalah dari berbagai sudut pandang dan mencari solusi yang inovatif. saya juga memahami bagaimana komputer memproses informasi, bahkan pada tingkat konseptual, dapat membantu seseorang berkomunikasi lebih efektif dengan profesional teknologi dan membuat keputusan yang lebih baik dalam konteks digital. Dapat menjadi landasan yang kuat dalam hal teknologi. Ini bisa menjadi modal awal untuk belajar lebih lanjut dalam disiplin ilmu seperti ilmu komputer, data science, atau pengembangan perangkat lunak.
2. Menurut Anda, apakah Anda sudah dapat memahami apa itu CT dan 4 fondasi CT? Jelaskan apa itu CT dan 4 fondasi dasarnya berdasarkan pemahaman Anda!
Computational Thinking adalah suatu pendekatan dalam memecahkan masalah yang melibatkan pemikiran sistematis dan logis, terinspirasi oleh cara komputer memproses dan memanipulasi informasi. Ini adalah kemampuan untuk merancang solusi dengan menggunakan konsep dan metode yang umumnya diterapkan dalam pemrograman komputer. CT tidak hanya terbatas pada pengkodean, tetapi melibatkan kemampuan untuk merumuskan dan memecahkan masalah secara umum.
Empat Fondasi Dasar Computational Thinking:
a. Pemecahan Masalah: Pemecahan masalah melibatkan membagi masalah yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil atau lebih mudah dipahami.
b.Pengenalan Pola:Pengenalan pola melibatkan identifikasi pola atau kesamaan dalam data atau masalah yang dapat membantu dalam pemahaman dan pengambilan keputusan.
c. Abstraksi:Abstraksi melibatkan penyederhanaan kompleksitas dengan fokus pada detail yang paling penting atau relevan.
d. Pemikiran Algoritmik:Pemikiran algoritmik melibatkan pengembangan langkah-langkah langkah demi langkah yang sistematis untuk memecahkan masalah atau menjalankan suatu tugas.

1.    Sampai saat ini, Anda sudah mendapatkan contoh-contoh implementasi CT dalam kehidupan sehari-hari. Dalam contoh-contoh tersebut, dapat dilihat bahwa CT dapat diterapkan dengan ataupun tanpa menggunakan “komputer”. Tuliskanlah hal atau persoalan apa yang zaman sekarang tidak memakai “komputer”, TIK, dan robot tapi membutuhkan CT!

2.      Tuliskan dan jelaskan minimal satu contoh penerapan untuk masing-masing fondasi CT dalam kehidupan sehari-hari! Contoh yang Anda berikan dapat mengandung lebih dari satu fondasi.

       jawab: 

1. Beberapa contoh situasi di kehidupan sehari-hari yang tidak melibatkan komputer, TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), atau robot namun tetap membutuhkan penerapan Computational Thinking (CT) termasuk:

Pemecahan Masalah Rumah Tangga:

Contoh: Merencanakan dan mengelola tugas-tugas rumah tangga tanpa melibatkan teknologi canggih. Pemecahan masalah mungkin melibatkan pemisahan tugas, pengenalan pola dalam kebiasaan sehari-hari, abstraksi dalam merencanakan jadwal, dan pemikiran algoritmik untuk menentukan urutan tugas.

Pengelolaan Keuangan Pribadi:

Contoh: Merencanakan dan mengelola anggaran bulanan tanpa menggunakan aplikasi keuangan digital atau komputer. Penerapan CT mungkin mencakup pemecahan masalah dalam alokasi anggaran, pengenalan pola dalam pengeluaran, abstraksi untuk memahami prioritas keuangan, dan pemikiran algoritmik dalam membuat rencana penghematan.

Merancang Sistem Transportasi Pribadi:

Contoh: Mengoptimalkan rute perjalanan sehari-hari tanpa menggunakan aplikasi navigasi atau teknologi GPS. Pemecahan masalah bisa melibatkan pemisahan langkahlangkah perjalanan, pengenalan pola lalu lintas, abstraksi dalam memilih rute tercepat, dan pemikiran algoritmik untuk memutuskan waktu berangkat yang optimal. Dalam hal ini CT tetap relevan untuk memahami, merencanakan, dan mengeksekusi tugas-tugas dengan pendekatan logis dan sistematis. CT adalah alat pemikiran yang dapat diterapkan di berbagai aspek kehidupan sehari-hari, tidak hanya terbatas pada penggunaan teknologi tertentu.

2. Dalam pemecahan rumah tangga : fondasi CT yang didapat adalah Analisis membantu mengidentifikasi solusi terbaik dan memahami jalan keluar yang baik  

Pengelolaan Keuangan Pribadi: Evaluasi membantu membuat keputusan informasi yang lebih baik atau pembelian yang tidak bijaksana.

Merancang Sistem Transportasi Pribadi: mendapatkan efisiensi waktu dan tenaga

 


RUANG KOLABORASI 

 

Kelas PGSD H

Nama Kelompok /NPM : 

1.      Andri Hermawan   (23530210)

2.      Dina Septiana        (23530265) 

3.      Ema Tri Rejeki      (23530276) 

4.      Nabila Atika          (23530364) 

5.      Rini Maghfiroh      (23530419)

Hasil Diskusi Secara Umum :

Computational Thinking adalah sebuah konsep berpikir secara sistematis terhadap suatu permasalahan yang dapat diselesaikan secara efektif dan efisien. CT membantu dalam menganalisis masalah kompleks, memahami masalahnya, dan mengembangkan solusi yang tepat. Teknik ini tidak hanya terkait dengan pemrograman, tetapi juga digunakan dalam berbagai bidang seperti sains, teknologi, bisnis, pendidikan, kesehatan, dan ilmu sosial. Terdapat empat keterampilan utama dalam computational thinking, yaitu decomposition, pattern recognition, abstraction, dan algorithm. Dengan mempelajari computational thinking, seseorang dapat mengembangkan keterampilan pemecahan masalah dan mempersiapkan diri untuk tantangan era digital.

Contoh hal atau persoalan zaman sekarang yang tidak memakai “computer”, TIK, dan robot tapi membutuhkan CT

1.      Membuat keputusan

2.      Mengelola keuangan

3.      Merencanakan perjalanan

4.      Mengerjakan latihan soal

5.      Memasak mie instan

6.      Mencuci baju Putih

7.      Memasak bubur ayam

Penerapan Fondasi CT dalam kehidupan sehari-hari

A. Jawaban yang sudah tepat

1. Mencuci baju putih

Dekomposisi, Pada tahap awal mengumpulkan pakaian putih yang akan dicuci, menyiapkan alat cuci, ember, dan memahami proses pencucian.

Penganalan pola, Mengetahui pola dalam mencuci pakaian putih dari memisahkan pakaian putih dengan pakaian berwarna untuk dicuci, memperkirakan detergen dan air yang akan dibutuhkan untuk mencuci pakaian.

Abstraksi, Setelah mengetahui berapa banyak pakaian putih yang kotor, kemudian akan dilanjutkan dengan memahami pakaian yang kotor, menyatukan pakaian ke dalam ember hingga mencuci dan menjemurnya.

Algoritma, Setelah mengetahui langkah diatas dari pemecahan mencuci pakaian putih mulai dari memilah pakaian, menyiapkan detergen, alat mencuci, dan mencuci hingga menjemur.

B. Jawaban yang kurang tepat

1. Memasak Bubur Ayam

Dekomposisi, pada tahap awal kami menyiapkan langkah pemecahan permasalahan dengan menyiapkan bahan-bahan 

Pengenalan pola, dengan memahami prosedur memasak bubur ayam dimulai dari memasak air terlebih dahulu, memasak hingga menyalakan mesin pemasak bubur tersbeut.

Abstraksi, Pandangan terkait seberapa banyak beras yang harus dibutuhkan untuk memasak bubur, komposisi takaran antara beras dan airnya.

Algoritma, sudah memahami pola sehingga stepnya masukan beras secukupnya, air secukupnya, memasukkan kaldu ayam dan potongan ayam nyalakan mesin pemasak nasi.


DEMONSTRASI KONTEKSTUAL

 

Nama/No. Kelompok:

Kelompok 5

No. Induk / Nama Mahasiswa:

 

 

 

 

1.  Andri Hermawan  (23530210)

2.  Dina Septiana       (23530265)

3.  Ema Tri Rejeki     (23530276)

4.  Nabila Atika         (23530364)

5.  Rini Maghfiroh     (23530419)

Feedback/pertanyaan:

Tanggapan/solusi:

Bagaimana Computational Thinking membantu dalam mengelola waktu di kehidupan sehari-hari?

 

Dalam mengelola waktu, penerapan Computational Thinking dengan melakukan dekomposisi tugas-tugas harian menjadi langkah-langkah yang lebih kecil. Pengenalan pola digunakan untuk mengidentifikasi waktu-waktu paling produktif dalam sehari yang memungkinkan untuk mengatur prioritas tugas sesuai dengan pola produktivitas. Abstraksi membantu menyederhanakan jadwal harian, membuang aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah, dan algoritma membantu merancang rutinitas yang efisien untuk meningkatkan efektivitas.

 

Menurut kelompok Anda, apakah CT dapat diterapkan pada muatan pelajaran di Sekolah Dasar?

Iya, bisa.

Misalnya penerapan CT pada muatan pelajaran matematika di sekolah dasar.

Dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, penerapan Computational Thinking dengan dekomposisi, memecah masalah matematika kompleks menjadi langkah-langkah yang lebih sederhana. Contohnya, saat mengajarkan penjumlahan dan pengurangan, guru dapat membimbing peseta didik untuk memecah masalah penjumlahan dan pengurangan dengan langkah-langkah yang lebih singkat dan jelas, hal ini dapat memudahkan mereka memahami dan menyelesaikan masalah.

 

Bagaimana Computational Thinking dapat diterapkan dalam kegiatan proyek atau eksperimen sains di Sekolah Dasar?

 

Peserta didik dapat menerapkan Computational Thinking dalam kegiatan proyek sains dengan melakukan dekomposisi eksperimen menjadi langkah-langkah yang lebih kecil, seperti merancang hipotesis, mengumpulkan data, dan membuat kesimpulan. Pengenalan pola bisa digunakan untuk mengidentifikasi tren dalam hasil eksperimen, sedangkan abstraksi membantu peserta didik menyederhanakan konsepkonsep ilmiah kompleks. Algoritma dapat diterapkan dalam merencanakan langkah-langkah eksperimen dengan urutan yang logis.

 

KONEKSI ANATAR MATERI

Pada kegiatan ini, Anda diminta untuk berbagi dan diskusi mengenai 2 topik bahasan berikut.

1.  Tuliskan contoh-contoh hubungan CT dengan kehidupan sehari-hari Anda!

2.  Menurut pendapat Anda, dapatkah CT diterapkan pada mata pelajaran yang akan Anda ajar? Penerapan CT dapat dilakukan baik pada metode atau bentuk pengajaran, soal-soal, atau aktivitas lainnya di dalam kelas. jawab :

1.  berikut contoh-contoh CT dalam kehiduoan sehari-hari 

merencanakan jadwal kebersihan rumah atau kos atau mengatur keuangan bulanan selama kuliah, dengan mengatur dan merencanakan pengeluaran saplikasi keuangan. membuat rute perjalanan untuk memilih jalur tercepat. membuat jadwal harian yang menggunakan kalender digital untuk menjadwal deadline tugas. Dapat memecahkan masalah ketika menghitung diskon ketika berbelanja.

2.  Computational Thinking (CT) dapat diterapkan pada pelajaran yang akan saya ajar seperti pada mata pelajaran matematika, menggunakan metode pengajaran Mengajarkan siswa untuk mengerjakan soal matematika dengan langkah-langkah yang lebih kecil

Soal-soal: Memberikan soal-soal yang mendorong pemikiran yang tersusun, seperti merancang langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah matematika mengitung pecahan agar langkahlangkahnya lebih ringkas. kemudian dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan menggunakan pendekatan dekomposisi dan pola pengenalan untuk memahami siklus hidup makhluk hidup. Aktivitasnya Mengajak siswa merancang eksperimen sederhana, mengumpulkan data, dan menganalisis hasilnya menggunakan pemikiran algoritma.

 AKSI NYATA 

1. Apa harapan/target Anda dalam mengikuti mata kuliah ini?

Dalam mata kuliah Computational Thinking (CT), harapan dan target saya adalah memahami konsep dasar CT, mengenali apa yang termasuk CT dan bukan CT (miskonsepsi CT), serta mengapa CT itu penting. Saya juga berharap dapat memperoleh pemahaman  baru mengenai pola pikir computational thinking dan mampu mengaplikasikannya dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. Selain itu, saya berharap dapat mengintegrasikan CT ke dalamnmata pelajaran yang akan saya ajarkan, sehingga dapat memberdayakan peserta didik dengan cara berpikir yang kritis dan logis. Dengan demikian, saya berharap mata kuliah ini dapat memberikan wawasan dan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan pribadi maupun profesional saya.

2. Pemahaman baru apa yang Anda dapatkan setelah mempelajari CT?

Setelah mempelajari Computational Thinking (CT), pemahaman baru yang saya peroleh adalah bahwa CT merupakan cara berpikir untuk menemukan langkah-langkah penyelesaian masalah secara efektif. Saya juga memahami bahwa CT bukan hanya terkait dengan pemrograman komputer, tetapi juga melibatkan pemecahan masalah, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir algoritma dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. Selain itu, saya menyadari bahwa CT dapat memberdayakan orang dengan cara berpikir, dan merupakan pendekatan pembelajaran yang mampu melatih kita untuk berpikir kritis dan logis. Dengan pemahaman ini, saya berharap dapat mengintegrasikan CT ke dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam mata pelajaran yang akan saya ajarkan.

3. Bagaimana pendapat Anda mengenai keberadaan CT dalam kehidupan Anda?

setelah mempelajari Computational Thinking (CT), pendapat saya mengenai keberadaan CT dalam kehidupan saya adalah sebagai berikut:

Penting: CT merupakan cara berpikir yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, karena dengan adanya CT, kita dapat menemukan langkah-langkah penyelesaian masalah secara efektif

Multidisciplinari: CT tidak hanya terkait dengan pemrograman komputer, tetapi juga melibatkan pemecahan masalah, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir algoritma dalam berbagai konteks kehidupan

Integrasi: CT dapat diterapkan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam mata pelajaran yang akan saya ajarkan

4. Bagaimana perasaan Anda setelah belajar mengenai CT?

Setelah mempelajari Computational Thinking (CT), perasaan saya adalah antusias dan optimis. Saya merasa antusias karena memahami betapa pentingnya CT dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan dalam berbagai konteks kehidupan. Selain itu, saya merasa optimis karena yakin bahwa pemahaman mengenai CT akan memberi saya wawasan dan keterampilan yang bermanfaat, baik dalam karier maupun kehidupan sehari-hari.

Komentar