AKSI NYATA PORTOFOLIO NIEGA ARYANI 23530375

 


PENDAHULUAN

    Computational Thinking adalah suatu pendekatan dalam pemecahan masalah yang melibatkan pemikiran logis, analitis, dan algoritma. Konsep ini mendorong individu untuk memecahkan masalah dengan cara yang terstruktur dan sistematis, mirip dengan cara komputer memproses informasi. Dengan menggunakan prinsip-prinsip Computational Thinking, seseorang dapat mengidentifikasi pola, merumuskan solusi yang efisien, serta mengimplementasikan solusi tersebut dengan baik.

    Dalam era digital saat ini, Computational Thinking menjadi keterampilan yang sangat penting karena membantu individu untuk menghadapi tantangan kompleks dan memecahkan masalah dengan lebih efektif. Kemampuan ini tidak hanya berguna dalam dunia teknologi informasi, tetapi juga dapat diterapkan dalam berbagai bidang seperti ilmu pengetahuan, matematika, bisnis, dan lainnya.

    Dengan memahami dan mengaplikasikan Computational Thinking, seseorang dapat meningkatkan kemampuan analitis, kreativitas, serta pemecahan masalah secara umum. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk mengembangkan keterampilan Computational Thinking guna bersiap menghadapi tuntutan zaman yang semakin digital ini.

MULAI DARI DIRI

Nama/Jenjang/Mapel yang akan diajar:
Your answer:

Nama : Niega Aryani

Jenjang : SD

Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

 
Soal 2
Saat ini, komputer cukup banyak digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan berbagai hal, misalnya belanja online (daring) atau mencari jalur untuk menuju suatu tempat. Menurut Anda, bagaimana cara komputer ‘berpikir’ sehingga dapat membantu manusia melakukan berbagai kegiatan?
Your answer:

Menurut saya, saat ini komputer cukup banyak digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan berbagai hal, misalnya belanja online (daring) atau mencari jalur untuk menuju suatu tempat. Komputer berpikir melalui algoritma dan pemrograman yang sudah di setting oleh manusia, sehingga dapat membantu manusia dalam melakukan berbagai macam kegiatan. Seperti, membantu dalam membuat presentasi kegiatan, membantu dalam membuat tata letak dan organisasi, membantu manusia dalam membuat keputusan seperti memilih jalur yang paling efisien untuk menuju ke suatu tempat, dan lain sebagainya.

 
Soal 3
Apakah Anda pernah mendengar/mengetahui tentang CT? Jika pernah, uraikan dengan ringkas apa yang Anda ketahui tentang CT!
Your answer:

CT juga dapat merujuk kepada Computational Thinking, yang merupakan cara berpikir untuk menyelesaikan masalah dengan menguraikan masalah menjadi bagian yang kecil dan sederhana, serta menemukan pola dan merancang algoritma untuk menyelesaikan masalah tersebut. Penerapan Computational Thinking dalam pendidikan dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, analitis, dan pemrograman, yang penting dalam era digital saat ini.

 
Soal 4
Jika belum pernah mendengar tentang CT dan saat ini Anda mengambil mata kuliah ini, apa motivasi Anda dalam mengambil mata kuliah ini?
Your answer:

Jika belum pernah mendengar tentang CT (Computational Thinking) dan saat ini mengambil mata kuliah ini, motivasi yang dapat menjadi alasan adalah untuk mempelajari cara berpikir komputasional dalam menyelesaikan masalah. Penerapan Computational Thinking dalam pendidikan dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, analitis, dan pemrograman, yang penting dalam era digital saat ini. Selain itu, dengan mempelajari CT, dapat membantu dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan di masa depan yang semakin kompleks dan membutuhkan keterampilan berpikir komputasional.

COMPUTATIONAL THINGKING

T1-3a. Eksplorasi Konsep - Lembar Kerja Mahasiswa

Nama              : Niega Aryani

NPM               : 23530375

Kelas               : PGSD H

1.      Sampai saat ini, Anda sudah mendapatkan contoh-contoh implementasi CT dalam kehidupan sehari-hari. Dalam contoh-contoh tersebut, dapat dilihat bahwa CT dapat diterapkan dengan ataupun tanpa menggunakan “komputer”. Tuliskanlah hal atau persoalan apa yang zaman sekarang tidak memakai “komputer”, TIK, dan robot tapi membutuhkan CT!

Jawaban :

·         Membuat telur dadar dengan wajan kecil untuk satu orang

·         Membuat teh panas  dengan gelas dan gula yang pas

·         Memaasak nasi dengan air yang setara dengan beras

2.      Tuliskan dan jelaskan minimal satu contoh penerapan untuk masing-masing fondasi CT dalam kehidupan sehari-hari! Contoh yang Anda berikan dapat mengandung lebih dari satu fondasi.

Jawaban :

Dalam kehidupan sehari-hari, terdapat berbagai contoh penerapan fondasi Computational Thinking (CT). Berikut adalah contoh penerapan untuk masing-masing fondasi CT:

·         Dekomposisi (Decomposition):

Contoh: Perencanaan pesta pernikahan.

Penjelasan: Saat merencanakan pesta pernikahan, dekomposisi digunakan untuk memecah tugas kompleks menjadi tugas yang lebih kecil, seperti pemilihan tempat, dekorasi, makanan, dan undangan

·         Pengenalan Pola (Pattern Recognition):

Contoh: Mencari pola dalam data penjualan untuk mengidentifikasi tren.

Penjelasan: Dalam bisnis, pengenalan pola digunakan untuk menganalisis data penjualan dan mengidentifikasi pola atau tren, yang kemudian dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis

·         Abstraksi (Abstraction):

Contoh: Algoritma untuk menyeduh kopi.

Penjelasan: Dalam membuat secangkir kopi, abstraksi digunakan untuk menyederhanakan langkah-langkah menjadi algoritma yang sistematis, seperti menuangkan kopi, air panas, mencampur, dan menyajikan

·         Berpikir Algoritma (Algorithms):

Contoh: Menyusun undangan acara.

Penjelasan: Saat menyusun undangan acara, berpikir algoritma digunakan untuk menentukan langkah-langkah yang sistematis, seperti menentukan informasi yang harus disertakan, membuat daftar tamu, dan mengirim undangan

Dengan penerapan fondasi CT ini, kita dapat memecahkan masalah kompleks, mengidentifikasi pola, menyederhanakan langkah-langkah, dan merumuskan langkah-langkah sistematis dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.


RUANG KOLABORASI

Nama/Nomor Induk Mahasiswa:

1.      Devy Anggraini

2.      Kartika Selvi S

3.      Niega Aryani       

4.      Ratih Sukmadewi

5.      Yulaekah


Hasil diskusi secara umum

 Computational Thinking adalah suatu proses berpikir dalam merumuskan masalah dan merancang strategi untuk menemukan solusi yang efektif, efisien, dan optimal dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Terdapat empat tahap atau dasar dalam Computational Thinking, yakni: 1) dekomposisi; 2) pengenalan pola; 3) abstraksi; dan 4) perancangan algoritma.

Contoh hal atau persoalan zaman sekarang yang tidak memakai “Komputer”, TIK, dan robot

tapi membutuhkan CT.

1.      Memasak nasi

2.      Membuat jus jambu

3.      Belanaja di supermarket

4.      Mengerjakan PR

5.      Mencuci motor

6.      Membuat mie rebus

Penerapan CT dalam kehidupan sehari – hari

A.    Jawaban yang tepat

1.      Memasak nasi

·         Dekomposisi: mempersiapkan langkah pembuatan nasi dan menyiapkan bahan dan alat yang diperlukan seperti, beras, air, magiccom.

·         Pengenalan pola: tahapan apa saja yang perlu dilaksanakan dalam memasak nasi

·         Abstrasi: menentukan banyak beras dan air yang sesuai

·         Alogaritma: langkah – langkah dalam memasak nasi yaitu, mencuci beras,mnaruh beras pada panic magiccom, memberi air secukupnya, masukan panic kedalam magiccom, menyalakan kabel magiccom kealiran listrik, menekan tombol cook.

 

2.      Membuat jus jambu:

·         Dekomposisi: mempersiapkan langkah pembuatan jus jambu dan menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam membuat jus jambu

·         Pengenalan pola: memahami proses pembuatan jus jambu, memotong buah jambu, dimasukan dalam blender dan diberi air, gula, dan susu, diblender, dan dituang dalam gelas dengan disaring terlebih dahulu,

·         Abstraksi: menentukan seberapa banyak jambu, gula, susu dan air.

·         Alogaritma: tahapan pembuatan jus jambu yaitu, mencuci jambu, mengupas jambu, potong jambu keukuran lebih kecil, memasukan jambu dalam blender serta gulu, susu dan air secukupnya, blender jambu hingga halus, saring jus jambu untuk memisahkan dengan bijinya, dan tuang dalam gelas

3.      Belanja disupermarket

·         Dekomposisi: menyiapkan list barang yang akan dibeli

·         Pengenalan pola: memahami proses berbelanja disupermarket. Menyiapakan alat yang dibutuhkan, keranjang/troli belanja, list belanjaan

·         Abstraksi: mengidentifikasi barang yang perlu dibeli dan tidak/belum perlu dibeli. Memilih barang yang primer terlebih dahulu

·         Alogaritma:tahap berbelanja di supermarket yaitu, mengambil keranjang/troli belanja, berbelanja sesuai dengan list belanjaan, mengambil barang dan taruh ditroli, membayar dikasir

 

4.      Mengerjakan PR

·         Dekomposisi: mempersiapkan langkah belajar dalam mengerjakan PR, menyiapkan hal yang dibutuhkan untuk mengerjakan PR seperti, tugas PR dan alat tulis

·         Pengenalan pola: mengerjakan PR

·         Abstraksi: mengidentifikasi soal yang mudah dikerjakan terlebih dahulu

·         Alogaritma: tahap mengerjakan PR, menyiapkan hal yang diperlukan terlebih dahulu, membaca dan memahi soal, menentukan soal yang akan dikerjakan terlebih dahulu sesuai dengan tingkat kesulitan soal, mengerjakan soal dengan baik.

 

5.      Mencuci motor:

·         Dekomposisi: Menyiapkan langkah dalam mencuci motor dan menyiapkan hal yang diperlukan dalam mencuci motor seperti, motor yang kotor, sabun, air, sikat, dan kain lap

·         Pengenalan pola: mengenali pola proses mencuci motor

·         Abstraksi: mengidentifikasi bagian motor yang kotor dan sulit dibersihkan akan di bersihkan terlebih dahulu

·         Alogaritma: tahapan dalam mencuci motor yaitu, membasuh motor dengan air, mencuci motor dengan sikat dan sabun pada bagian yang paling kotor dan susah dijangkau terlebih dahulu setelah bersih mencuci dibagian yang lain, dibilas dengan air bersih, keringkan dengan di lap.

 

6.      Membuat mie rebus

·         Dekomposisi: meentukan langkah dalam membuat mie rebus dan menyiapkan alat dan bahan membuat mie rebus

·         Pengenalan pola: memahami proses pembuatan mie rebus

·         Abstraksi: menentukan rasa mie rebus, dan menentukan air yang sesuai dengan porsi mie rebus

·         Alogaritma: tahapan dalam membuat mie rebus yaitu, didihkan air dalam panici, masukan mie masak hingga 3 menit, masukan bumbu kedalam mangkuk, setelah mie matang tuang dalam mangkuk dan aduk rata.

 

 

 

B.     Jawaban yang kurang tepat

1.      Membuat jurnal

·         Dekomposisi: menentukan langkah mengerjakan PR

·         Pengenalan pola: mengidentifikasi kendala

·         Abstraksi: tahapan membuat jurnal

·         Alogaritma: membaca jurnal dengan seksama

 





AKSI NYATA






Komentar